Tujuh orang pemimpin redaksi media ternama pada hari Minggu, 6 April 2025 berkumpul di Kediaman Pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat untuk memenuhi undangan Presiden untuk berbincang-bincang atau berdialog mengenai kondisi negara mulai dari Indonesia Gelap hingga penerapan tarif impor oleh Presiden AS Donald Trump. Perbincangan tersebut kemudian disiarkan ke media yang menaungi para pemimpin redaksi seperti tvOne, IDNTimes, KompasTV, SCTV, hingga TVRI.
Program serupa pernah diadakan di Malaysia di mana Perdana Menteri kerap mengundang media untuk mengadakan dialog mengenai kondisi negara. Nantinya, dialog tersebut disiarkan secara serentak ke seluruh televisi dan media di Malaysia dengan satu TV Pool yang bertugas mempersiapkan konten untuk kemudian di share ke seluruh Televisi di Malaysia
Sejauh pengamatan penulis hingga saat artikel ini disusun, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan apabila di kemudian hari dialog serupa akan diadakan lagi
- Tidak serempaknya penayanganPenulis berpikir bahwa dialog tersebut akan tayang secara serentak di televisi dan media pada jam yang sama. Rupanya, setiap media memiliki kepentingan tersendiri. Seperti Transmedia dan SCTV yang memilih untuk tayang pada jam 16.30 WIB sedangkan TVRI, Narasi, dan IDNTimes tayang pada 19.00 kemudian tvOne menayangkannya pada pukul 20.00 WIB.Tentu hal ini perlu menjadi catatan karena seolah-olah dengan tidak serempaknya jam tayang ada kemungkinan bahwa setiap media masih memiliki kepentingan masing-masing.
- Tidak semua media diundangPada dialog kali ini, Presiden Prabowo mengundang tujuh pemimpin redaksi dari sekian banyak media yang ada di Indonesia. Pada dialog kali ini tidak ada perwakilan dari Tempo, MNC, MetroTV, hingga Antara yang merupakan Kantor Berita Indonesia seharusnya juga turut andil dalam program ini.Tiga media yang penulis sebutkan pertama ada kemungkinan memiliki sikap "kontra" terhadap pemerintah sehingga mereka belum diundang untuk berdialog dengan Presiden.
- Tidak ada keseragaman tayanganSejauh penulis melihat, walaupun tayangan disiarkan serentak. Rupanya masing-masing media terutama dari pertelevisian melakukan editing yang berbeda pula dan tidak menyeragamkan desain seperti OBB/Intro dan Lower Third. Sehingga perlu catatan sebaiknya diseragamkan saja desainnya.

0 Komentar